Senin, 19 Juni 2017

Aku ingin minum kopi lagi dan lagi saat ingin berbincang dengan orang lain

Ngopi menjadi momentum yang membahagiakan hehe
Selengkapnya...

Rabu, 11 Maret 2015



Selengkapnya...

Rabu, 10 Desember 2014



Selengkapnya...

Sabtu, 27 September 2014

Adakah yang tahu pulau terluar Indonesia di bagian selatan? Mungkin ada yang sebagian tahu dan ada yang belum tahu. Namanya Pulau Rote. Pulau yang menjadi bagian dari kabupaten Rote Ndao, propinsi Nusa Tenggara Timur ini, memiliki keindahan budaya dan alam yang potensial untuk digali dan dipromosikan menjadi pariwisata Indonesia. Pantai di pulau Rote masih belum banyak diekspos, hanya beberapa pantai saja yang terkenal, seperti pantai Nemberala di Rote Barat. Sewaktu saya berkunjung ke Rote dalam rangka KKN, saya menikmati keindahan alam dan budaya Rote dengan berbagai kearifan lokal masyarakatnya. Tinggal di Rote Timur selama hampir dua bulan, cukup membuat saya terpesona dengan ROTE.

Rumah Daun sebagai rumah adat masyarakat Rote memiliki nilai yang erat dengan kepercayaan masyarakat Rote. Berbagai tarian tradisional unik yang dimiliki oleh masyarakat Rote antara lain: Tari Kebalai, Tari Jai, Tari Sasando, Tari Gong. Alat musik yang terkenal dari Rote adalah Sasando Rote. Banyak hal menarik di Pulau Rote, masyarakatnya dan alamnya membuat kita betah untuk tinggal di ROTE. Selengkapnya...

Sabtu, 28 Desember 2013

Danau Bedugul adalah ikon wisata BALI yang telah dikenal oleh khalayak umum. Kurang rasanya jika mengunjungi Bali tetapi tidak mampir di danau ini. Danau Bedugul merupakan danau yang terletak di pegunungan Utara di Bali, yakni di kabupaten Tabanan. Akses menuju danau ini bisa ditempuh melalui jalur pantai utara Bali atau jalur selatan melalui kota Denpasar. Jika anda melalui pantai utara Bali, maka anda akan menyaksikan pemandangan kelok-kelok jalanan di Pegunungan yang curam nan mempesona.
Selengkapnya...

Jumat, 18 Oktober 2013

Rujak merupakan makanan khas Indonesia. Mungkin tidak diragukan lagi, kalau semua orang Indonesia mengetahuinya, hanya saja kadang nama penyebutannya saja yang berbeda. Rujak atau lotis terdiri dari berbagai macam buah-buahan segar yang menggiurkan lho..seperti buah Mangga muda, Pepaya Muda, Nanas, Mentimun, Bengkoang, Jambu air, Kedondong, Ubi Jalar, dan lainnya sesuai selera, kemudian disiram dengan sambal pedas manis gula jawa yang bisa disesuaikan kadar pedasnya. Temen-temen bisa lihat contoh gambar rujak di atas yang begitu menggoda selera kita..hmmmm Rujak atau lotis ini enak dinikmati saat siang hari ketika ingin mengembalikan semangat temen-temen setelah beraktivitas. Harga yang terjangkau menjadi salah satu alasan diantara alasan lain bagi temen-temen untuk mencicipi rujak atau lotis. Silakan dicoba :D Selengkapnya...

Jumat, 04 Oktober 2013

Waktu Menurut Orang Mentawai Waktu menurut Orang Mentawai adalah sesuatu yang dapat dibagi. Pembagian waktu Orang Mentawai ditandai dengan gejala alam yang berhubungan dengan kondisi fisik dalam keegiatan mereka sehari-hari. Waktu dimulai pada pergantian antara siang hari dan malam, saat para roh dan makhluk supranatural mulai beraktifitas. Pembagian itu adalah ;  Hari dimulai saat senja, dan disebut anam soibo atau hari diantara siang dan malam, sekitar pukul 18.00. waktu disaat manusia mulai beristirahat.  Inep amainepman atau keadaan sudah remang-remang. Ada juga yang menyebutnya takinining atau mulai ada bunyi-bunyian binatang malam, yaitu sekitar 18.30. waktu datangya malam, ditandai dengan keluarnya bintang malam.  Inem nia atau malam sekitar pukul 19.00. menunjukan adanya gelap pada suasana lingkungan.  Amerep ma tasule atau anak-anak sudah pergi tidur, yaitu sekitar pukul 20.00. pada saat ini anak-anak kecil sudah bermimpi dan jiwa mereka sedang pergi mengunjungi tempat-tempat yang mereka datangi pada siang hari.  Ama kagepgepman atau sudah mulai mengantuk, yaitu sekitar pukul 21.00. orang dewasa saat ini sudah mulai tidur.  Uneng tasule anak kecil sudah nyenyak tidurnya, sekitar pukul 22.00.  Gepgep atau saat mengantuk bagi orang dewasa yang terlambat tidur, yaitu sekitar pukul 23.00.  Karaektat manua atau tengah mala, sekitar pukul 24.00. pada waktu ini keadaan benar-benar sunyi dan tidak ada lampu sama-sekali. Semua orang pergi tidur.  Aipengan aku atau saya sudah terlelap. Tidak ingat apa-apa lagi, sekitar pukul 01.00.  Loisi bilou atau terdengar teriakan bilou semacam siamang. Sekitar pukul 02.00-03.00. saat ini siamang mulai berteriak, pertanda perpindahan suasana dari malam ke jelang dini hari.  Toki gougou siboiki atau ayam mulai bangun. Menunjukan ayam mulai gusar menghirup udara pagi, tetapi belum ada cahaya yang keluar. Suasana ini sekitar pukul 04.00.  Toki gougou patoknia atau ayam mulai berkokok, tetapi masih malas turun dari dahan-dahan, sekitar pukul 04.30.  Aipatautawat kamanua atau matahari mulai keluar (fajar) ayam-ayam sudah turun dari dahan-dahan, babi-babi mulai gelisah di kandangnya karena ingin bermain lumpur. Waktu ini diterangai sekitar pukuk 05.00.  Maipuru piele atau keadaan remang-remang, saat mulai nampak bentuk-bentuk sekitar seperti pohon, binatang dan batu. Cahaya matahari mulai masuk di celah-celah batang pohon dan memberi bentuk pada benda-benda sekitar, pada pukul 05.30.  Amasara bagnan atau matahari mulai menampakkan dan benda-benda sudah jelas terlihat sekitar pukul 06.00.  Simasegge atau pagi hari ditandai dengan munculnya matahari secara penuh dan alam semesta sudah tampak bentuknya. Waktu ini berkisar antara pukul 07.00-09.00.  Pauteluat gougou atau ayam beretelur. Ditandai dengan berkoteknya ayan betina secara bersahutan. Ayam betina terlihat gelisah, berlarian hendak bertelur, sekitar pukul 09.00-11.00.  Diot sulu atau matahari berdiri tepat diatas kepala. Ditandai dengan hilangnya bayang-bayang, sekitar pukul 12.00.  Atu reureuwat sulu atau matahari mulai bergerak, sekitar pukul 13.00.  Gilik sulu atau matahari condong. Posisi matahari sudah mengarah ke barat cakrawala, sekitar pukul 14.00.  Pasiroigenan gougou kasereo atau ayam sedang bermain dan menuju dahan/ranting pada pukul 15.00.  Pasiroigenan gougou ka uma atau ayam sudah kembali ke uma. Ayam-ayam sudah naik ke ranting dan dahan pohon di sapou, sekitar pukul 17.00.  Pasikut sagu atau memasak sagu. Ditandai dengan kegiatan maum ibu yang sedang memasak sagu untuk makan malam, sekitar pukul 17.30. Selengkapnya...

Sabtu, 06 Juli 2013

Bila anda berkunjung ke Yogyakarta, sudah biasa dengan Malioboro, Keraton, Candi Prambanan dan Pasar Beringharjo. PEngen ke tempat yang masih alami, asri dan menyejukkan mata? Datang aja ke pantai di selatan Yogyakarta, tepatnya d Gunungkidul. Jika anda ingin menikmati keindahan Yogyakarta yang lain, ada destinasi yang lumayan menarik dan mungkin bagi sebagian orang sesuatu aja, karena pantai yang indah terhampar di sepanjang garis pantai selatan Gunungkidul. Anda dapat mengunjungi pantai-pantai yang berdekaan dengan sat tiket masuk sekali saja. Sepuasnya deh... Misal pantai Drini, Kukup, Baron, Indrayanti, Pok Tunggal, Sepanjang, Siung, Sundak, dan masih banak lagi. Pasirnya putih, bersih dan masih asri.. Ayo datang aja ke Gunungkidul.

Selengkapnya...

Kamis, 13 Juni 2013

Pada dasarnya Pancasila merupakan suatu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan, tidak mungkin sila satu berdiri sendiri dan tidak tergantung sila yang lain. Sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa menjadi sila yang mendasari sila-sila selanjutnya yaitu, sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, sila Persatuan Indonesia, sila Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat/kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, serta sila Keadilan Sosial Seluruh Rakyat Indonesia. Sila kedua Kemanusiaan yang Adil dan Beradab memiliki landasan nilai/asas Ketuhanan, karena sila ini dilandasi oleh sila pertama, kemudian sila Kemanusiaan melandasi sila-sila selanjutnya, hingga pada sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, sila keadilan dilandasi oleh nilai Ketuhanan, Kemanusiaam, Persatuan, Kerakyatan, untuk mewujudkan keadilan sosial yang merupakan tujuan bangsa dan negara Indonesia yakni yang tertuang dalam sila kelima keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Dalam memahami Pancasila, khususnya sila kemanusiaan yang adil dan beradab, serta sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dalam kehidupan keseharian adalah dengan mengerti betul apa hakikat Pancasila, dengan mengetahui makna filosofis Pancasila hendaknya setiap warga negara mampu memahami dan menghayati serta mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari dalam lingkungan sosial masyarakat, dan negara. Dalam kehidupan sehari-hari, pada dasarya manusia Indonesia tidak lepas dari kelima nilai dalam Pancasila, sesuatu yang normatif perlu diterapkan dalam kehidupan manusia. Sesuai dengan hakikat sila kedua yakni Kemanusiaan, sesungguhnya manusia Indonesia pun sama dengan manusia-manusia lainnya, dengan kemanusiaanlah manusia menjadi makhluk ciptaan Tuhan yang berbeda dengan makhluk hidup lainnya. Perikemanusiaan menjadi sesuatu yang melekat dengan hakikat manusia, untuk diimplementasikan dalam kehidupan, manusia harus bertindak sesuai dengan asas kemanusiaan untuk melindungi hak-hak asasi manusia yang senantiasa beriringan dengan perikemanusiaan. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia merupakan tujuan negara Indonesia. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, maka setiap warga negara harus memahami keempat nilai yang melandasi nilai Keadilan, Keadilan Sosial harus sesuai dengan nilai Ketuhanan, nilai Kemanusiaan, nilai Persatuan, nilai Kerakyatan. Adanya pelanggararan norma atau nilai dalam Pancasila tidak mungkin mewujudkan Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Mahasiswa sebagai generasi penerus pembangunan bangsa Indonesia, memiliki peran yang krusial dalam perihal penanaman nilai-nilai Pancasila, untuk membangun kesadaran kolektif, mahasiswa juga harus peduli terhadap penanaman dan pengahayatan nilai-nilai Pancasila kepada masyarakat. Apabila ditanya bagaimana mahasiswa dalam memahami sila kedua dan sila kelima, sudah tentu harus mempalajari seluk-beluk Pancasila secara filosofis maupun praktis untuk memahami kelima sila dalam Pancasila, karena kelima sila merupakan suatu kesatuan, tidak dapat hanya secara parsial dalam implementasinya dalam kehidupan. Apabila kita melalaikan nilai-nilai Ketuhanan dan kemanusiaan, maka akan mustahil mencapai keadilan. Ketika mengabaikan perikemanusiaan, sangat mustahil untuk mewujudkan nilai kemanusiaan dalam kehidupan. Pembelajaran dan penghayatan nilai-nilai Pancasila harus komprehensif dan mengakar serta senantiasa diimplementasikan dalam segala aspek kehidupan masyarakat Indonesia. Dimulai dari kesadaran individu, yang diimplementasikan secara positif dalam kehidupan sehari-hari, kemudian dilanjutkan untuk membangun kesadaran kolektif mengenai internalisasi nilai-nilai Pancasila. Apalagi untuk para pengambil kebijakan politik atau petinggi negara, penghayatan dan implementasi nilai-nilai Pancasila sudah wajib harus dilaksanakan karena untuk mewujudkan kesadaran kolektif, hendaknya orang yang berpengaruh dalam negara juga mengimplementasikannya sehingga dapat menjadi pion atau pelopor kebaikan bagi orang lain. Selengkapnya...

Minggu, 05 Mei 2013

Kearifan lokal merupakan khasanah tata nilai kehidupan yang menyatu dalam bentuk kepercayaan, budaya dan adat istiadat. Kebudayaan dipakai manusia untuk beradaptasi dan menghadapi lingkungan tertentu, agar manusia dapat melaksanakan hidupnya dan memenuhi kebutuhannya, serta hidup lebih baik Kebudayaan Mentawai dapat dianalisis dari segi kosmologi atau kosmogoninya. Kebudayaan Mentawai mempunyai pandangan yang unik mengenai alam-semesta, dan menjunjung tinggi adat istiadat mereka. Sebagaimana bagaian lain dari Indonesia yang memiliki kebudayaan dan ciri khasnya sendiri. Mentawai pun demikian. Kebudayaan Mentawai mengacu pada kepercayaan asli Orang Mentawai, yaitu arat sabulungan. Kepercayaan ini dipakai Orang Mentawai untuk memahami lingkungannya, guna mencapai kesejahteraan. Kesejahteraan bagi Orang Mentawai berarti adanya keselarasan hidup dengan lingkungan. Pemahaman berdasarkan arat sabulungan adalah acuan Orang Mentawai untuk menentukan wilayah hunian, lahan hutan dan hubungan sosial diantara mereka. Untuk mengetahui lebih lengkap mengenai Kosmologi Mentawai, maka dapat diunduh file presentasinya DISINI. Selengkapnya...

Selasa, 26 Maret 2013

Merokok merupakan sesuatu hal yang tidak asing bagi mahasiswa, karena memang banyak mahasiswa yang mengkonsumsi rokok setiap hari. Banyak alasan mengapa mahasiswa merokok, beberapa diantaranya seperti alasan untuk mengisi waktu senggang, menghilangkan kepenatan, ‘teman’ ketika mencari inspirasi atau sekedar ikut-ikutan teman sepermainannya, dan masih banyak alasan subyektif lainnya. Merokok memang menjadi hal yang paradoks, digemari sekaligus dihindari, terutama bagi orang yang menyadari dampak negatif dari merokok. Banyak perokok yang menjadi kecanduan dengan rokok, mereka seakan-akan kehilangan sebagian hal penting dalam hidupnya, ketika ia tidak merokok. Padahal, mereka menyadari bahaya meokok bagi kesehatannya, tetapi mereka tetap bersikeras merokok. Apalagi mahasiswa yang kebanyakan masih belum bekerja atau masih memperoleh uang saku dari orang tua. Ketika ia menjadi pecandu rokok dan bergantung dengan rokok, mau tidak mau harus mengeluarkan biaya lebih untuk memenuhi kebutuhan merokoknya. Mahasiswa yang memiliki uang saku berlebih dari pada kebutuhan pokoknya (biaya kost, makan, BBM, Buku Kuliah, dan lainnya), merasa tidak masalah atau dipusingkan dengan pembelian rokok. Akan tetapi menjadi suatu beban bagi mahasiswa, ketika uang saku yang hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok seperti di atas ternyata dipergunakan juga untuk membeli rokok yang setiap hari dikonsumsi, tentunya akan mengganggu keuangan mahasiswa, sehingga mereka terpaksa meminta dana tambahan terhadap orang tua atau bahkan dapat saja memutuskan untuk meminjam uang terhadap teman atau orang terdekatnya. Apabila mahasiswa tidak pandai dalam mengatur keuangannya, akan terjadi kesulitan dalam pengaturan uang saku. Mahasiswa seharusnya mau belajar lebih bijak dalam mengatur kebutuhan hidupnya, karena dalam kehidupan mahasiswa adalah waktu yang cocok untuk memulai kehidupan yang lebih mandiri, bijaksana dalam menentukan pemenuhan kebutuhan, mampu membedakan mana hal yang merupakan kebutuhan wajib dan mana hal yang hanya merupakan keinginan dan kebutuhan sekunder. Oleh karena itu, uang saku yang telah diperhitungkan sebelumnya dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari mahasiswa, maka dapat terbelanjakan sebagaimana mestinya. Selengkapnya...

Selasa, 19 Maret 2013

Perdamaian merupakan sesuatu hal dengan tidak ada pertentangan, permusuhan serta penindasan pada hal tertentu . Perdamaian merupakan sesuatu hal yang dianggap sebagai ideal untuk suatu bangsa yang multikultur. Indonesia merupakan negara yang multikultur, dengan berbagai suku bangsa, budaya, serta agama atau kepercayaan. Perdamaian akan menciptakan integrasi dalam sistem sosial. Persatuan bangsa sangat perlu dalam proses pembangunan nasional. Persatuan bangsa tidak lepas dari kondisi bangsa yang kondusif, tidak ada penindasan, alienasi, dan diskriminasi. Indonesia mengalami perkembangan ekonomi yang pesat akhir-akhir ini, mampu bertahan dari krisis global. Hal ini merupakan suatu prestasi bangsa, tetapi kita juga tidak boleh menutup mata dengan segenap persoalan yang tengah dihadapi bangsa. Belum lama, konflik berdarah di Lampung, di Poso, dan di daerah lain di Indonesia, serta sejumlah catatan terorisme patut kita jadikan perhatian. Mengapa hal tersebut dapat terjadi? Apakah perdamaian sulit diwujudkan? Kita sebagai generasi muda bangsa Indonesia, sudah seharusnya empati terhadap persoalan bangsa ini. Kita jangan lagi apatis terhadap semua persoalan yang tengah dihadapi bangsa. Bagaimana kesejahteraan sosial bisa terwujud, apabila kita sebagai generasi muda tidak peduli terhadap bangsa sendiri? Konflik yang timbul, merupakan sesuatu hal yang didahului oleh sebuah kesalahpahaman dan tidak adanya komunikasi yang efektif antar pihak yang terlibat konflik. Berawal dari prasangka terhadap golongan tertentu, kemudian menciptakan stereotip terhadap golongan tersebut, dan meningkat lagi menjadi sebuah sikap jarak sosial, puncaknya terhadap diskriminasi yang kemudian pecah menjadi konflik. Tidak terkecuali konflik agama, yang sama penyebabnya. Padahal, apabila kita sebagaimasyarakat yang multikultur, dengan segenap perbedaan, hendaknya selalu menjalin komunikasi yang baik dan efektif, sehingga kemungkinan timbulnya konflik dan gejala-gejala konflik dapat diminimalisir bahkan dicegah. Saling menghargai perbedaan, toleransi dan menjalin komunikasi efektif adalah suatu upaya yang harus serentak dilakukan bersama-sama oleh bangsa Indonesia. Selengkapnya...

Selasa, 13 November 2012

Utilitarianisme Prinsip Kegunaan : “Suatu tindakan harus dianggap BETUL sejauh cenderung mendukung kebahagiaan, SALAH sejauh menghasilkan kebalikan dari kebahagiaan. Dengan kebahagiaan dimaksud kesenangan (pleasure) dan kebebasan rasa sakit dan tiadanya kebahagiaan.” - Ia mengkritik pandangan Bentham bahwa kesenangan dan kebahagiaan harus diukur secara kuantitatif. - Ia berpendapat bahwa kualitasnya perlu dipertimbangakan juga, karena ada kesenangan yang lebih tinggi mutunya dan ada yang lebih rendah. - Kesenangan manusia harus dinilai lebih tinggi daripada kesenangan hewan, tegasnya nikmat rohani juga penting disamping nikmat jasmani, dan kesenangan orang seperti Sokrates lebih bermutu dari pada kesenangan orang tolol. - Kualitas kebahagiaan dapat diukur secara empiris, yaitu kita harus berpedoman pada orang bijaksana dan berpengalaman dalam hal ini. Orang seperti itu dapat memberi kepastian tentang mutu kesenangan. - Kebahagiaan yang menjadi norma etis adalah kebahagiaan semua orang yang terlibat dalam suatu kejadian, bukan kebahagiaan satu orang saja yang barangkali mempunyai status khusus. Hal ini menunjukkan bahwa Mill sangat menolak tuduhan bahwa utilitarianisme adalah etika yang egois. - Kebahagiaan satu orang tidak pernah boleh ditempatkan di atas kebahagiaan orang lain, betapa pun pentingnya, kedudukannya dalam masyarakat. - Jadi, perbuatan dinilai baik, jika kebahagiaan melebihi ketidakbahagiaan, di mana kebahagiaan semua orang yang terlibat dihitung dengan cara yang sama. Asosiasi Psikologis  manusia secara kodrati bersifat sosial, berarti ia meminati orang lain. Ia nikmat apabila orang lain merasa nikmat. Lama kelamaan terjadi asosiasi psikologis antara gagasan tentang nikmat orang lain dengan kebahagiaannya sendiri. Selengkapnya...

Kamis, 11 Oktober 2012

Hume menyangkal angapan rasionalisme bahwa ada paham-paham dan prinsip-prinsip yang kita ketahui berasal murni dari akal budi, lepas dari segala pengamatan. Menurut Hume, segala isi kesadaran berasal dari pengalaman inderawi. Hanya ada dua macam pengertian, yaitu pengalaman inderawi, baik dari luar maupun perasaan-perasaan batin, yang disebutnya impression, dan isi-isi hasil asosiasi impresi-impresi itu, yang disebutnya ideas atau gagasan. Yang terakhir termasuk prinsip-prinsip ilmu ukur juga pikiran tentang Tuhan. Oleh karena gagasan-gagasan ini semata-mata berdasarkan asosiasi antara impresi-impresi, pengalaman-pengalaman inderawi dan batin, gagasan-gagasan itu tidak memiliki eksistensi sendiri. Gagasan-gagasan itu semata-mata mencerminkan proses-proses psikis kita dalam menghubungkan dan mengkombinasikan data-data empiris. Oleh karena itu, konsepsi Hume dapat disebut Psikologisme. Hume menolak adanya kebenaran-kebenaran yang mutlak, yang pasti. Semua kebenaran bersifat faktual, dalam arti berdasarkan adanya kesan inderawi atau data pengalaman yang kebetulan. Yang dapat diketahui semata-semata kesan-kesan inderawi satu-satu. Secara objektif tidak ada kepastian bahwa pengalaman yang sering terulang akan terus terualang, misalnya bahwa batu ygn dilempar ke atas mesti jatuh ke bawah lagi. Apa yang kita sebut hukum alam bukanlah kepastian objektif, melainkan berdasarkan kepercayaan kita semata-mata. Kepercayaan itu sendiri berdasarkan perasaan kebiasaan, sebenarnya tidak ada kepastian, melainkan hanya kebarangkalian. Hume menganut skeptisisme; ia tidak menerima bahwa ada pengetahuan yang memberikan kepastian. Secara khusus Hume mengkritik dasar metafisika : pengertian kausalitas atau penyebaban, dan pengertian substansi. Jika sebuah bola bilyar melanggar bolabilyar yang lain, dan yang pertama berhenti bergerak, sedangkan yang kedua meneruskan gerakannya, dikatakan bahwa hantaman bola bilyar pertama menyebabkan gerakan bola bilyar kedua. Namun, menurut Hume tidak ada dasar sama sekali untuk mengatakan demikian. Yang diamati hanyalah post hoc, bukan proper hoc, hanyalah bahwa sudah dua bola itu bersentuhan, yang satunya mulai bergerak, tetapi kita tidak melihat bahwa gerakan bola kedua adalah karena bola yang pertama. Pengamatan empiris selalu hanya menyediakan urutan dalam waktu, tidak pernah sebuah hubungan internal. Substansi dimaksudkan sesuatu yang berada pada dirinya sendiri, di mana pelbagai sudut menjadi satu dalam substansi tersebut. Namun, gagasan itu pun hanyalah gagasan psikologis, bukan ontologis. Dalam kenyataan kita hanya melihat pelbagai segi yang melekat pada sesuatu, a bundle of perceptions, dan tidak pernah “sesuatu” itu sendiri. Kita menganggap semua segi seseorang – gerak-geriknya, bentuknya, warnanya, tertawanya,dan sebagainya – sebagai ciri orang itu adalah semata-mata berdasarkan kebiasaan bahwa segi-segi itu selalu muncul bersama. Pengalaman inderawi tidak memuat apa pun tentang sebuah substansi “di belakang” segi-segi itu. Itu bahkan berlaku bagi keakuan kita sendiri. Kita berpendapat bahwa keakuan kita merentangkan diri secara identik melalui waktu. Namun, sebenarnya “aku” ini hanyalah “deretan kontinu kesan-kesan”. Kelihatan bahwa Hume memang pemikir empiristik murni. Empirisme merupakan epistemologis karena mengenai batas kemampuan pengetahuan manusia. -------- Analisis ------- Kelemahan pemikiran Hume mengenai skeptisisme David Hume menganggap bahwa tidak ada pengetahuan yang memberikan kepastian. Bagaimana dengan adanya hukum-hukum ilmu ukur atau ilmu hitung yang telah menjadi kesepakatan bersama? Dengan pengakuan akan kebenaran suatu hukum yang telah diakui secara universal, setidaknya ada sesuatu hasil pengetahuan yang memberikan kepastian. Misalnya hukum ilmu hitung tentang matematika, 1 + 1 = 2. Bunyi hukum matematika tersebut merupakan kesepakatan bersama bahwa setiap bilangan 1 ditambah dengan bilangan 1 adalah hasilnya 2. Kelebihan pemikiran Hume mengenai skeptisisme Kritik atas pengertian kausalitas, merupakan sebuah analisis kritis dari Hume yang berharga bagi kita. Yang perlu digarisbawahi yakni pengamatan yang cenderung megamati post hoc saja dan proper hoc diabaikan. Dalam pengamatan empiris selalu hanya menyediakan urutan waktu, tidak pernah sebuah hubungan internal. Oleh karena itu, penyelidikan lebih lanjut mengenai hubungan internal suatu objek perlu ditekankan juga. Sumeber acuan : Buku 13 Tokoh Etika, Karya Franz MAgnis Suseno,1997. Yogyakarta : Kanisius Sember gambar : martinfrost.ws Selengkapnya...

Rabu, 03 Oktober 2012

Ketidaktahuan manusia akan suatu ilmu dan pengetahuan adalah sesuatu hal yang sangat merugikan bagi manusia. Hal ini terjadi karena yang menjadi permasalahan adalah, sudah kodrat manusia adalah sebagai diri yang berpikir, karena manusia adalah makhluk yang mempunyai keunggulan dibanding makhluk hidup lain, yakni manusia adalah diri yang berakal. Akan tetapi, apabila terdapat suatu permasalahan seperti ketidaktahuan manusia akan suatu ilmu dan pengetahuan, maka terjadi suatu kontradiksi antara nilai kodrat manusia dan realitas yang ada. Selain itu, ada ketidakpahaman diri akan pentingnya ilmu dan pengetahuan untuk diri manusia. Ada banyak pentingnya ilmu untuk kehidupan manusia, seperti sebagai prinsip atau pedoman dalam melakukan suatu pemecahan masalah, sebagai penambah wawasan intelektual. Ada beberapa kendala yang dialami diri dalam memperoleh ilmu dan pengetahuan, yakni meliputi faktor dari dalam diri sendiri dan faktor lingkungan. Faktor dari dalam diri sendiri yang menghambat yakni seperti tingkat kecerdasan intelektual atau IQ, motivasi untuk mencari ilmu yang belum maksimal, dan lain sebagainya. Sedangkan faktor dari lingkungan yaitu seperti, kondisi lingkungan sosial keluarga yang tidak memungkinkan dalam memperoleh kebebasan menuntut ilmu. Lingkungan sosial masyarakat, yang mempengaruhi kebiasaan yang bertolak belakang dengan upaya pencapaian kecerdasan intelektual. Oleh karena itu, ilmu dan pengetahuan sudah selayaknya dicari oleh diri manusia. Ada beberapa solusi yang dapat diaplikasikan kepada diri manusia untuk mencapai suatu keindahan intelektual, seperti membangun kesadaran diri bahwa ilmu dan pengetahuan sangat penting bagi kehidupan, ilmu dan pengetahuan tidak akan pernah ada habisnya. Dengan kesadaran tersebut, hendaknya timbul komitmen dalam diri untuk konsisten dalam menuntut ilmu. Ilmu adalah pelita kehidupan, ilmu sangat bergunga bagi manusia untuk hidup. Memperoleh ilmu dan pengetahuan dengan banyak cara, yaitu dengan cara menempuh pendidikan formal dan informal. Ilmu dan pengetahuan dapat diketahui daari beberapa sumber, seperti akal, intuisi dan pengalaman, serta agama. Apabila diri sudah memiliki ilmu, maka diri dapat merasakan hakikat dari keindahan intelektual, yakni berpikir. Oleh karena itu, ilmu dan pengetahuan merupakan salah satu faktor yang mampu menyumbang nilai dalam diri, dengan keindahan intelektual. Selengkapnya...

Senin, 24 September 2012

Pohon, sudah menjadi topik yang sering dibahas dengan permasalahan yang mengacu padanya. Pohon merupakan suatu makhluk hidup yang mempunyai sumbangsi besar dalam kehidupan di bumi. Masa sekarang merupakan masa yang kritis bagi keberlangsungan pohon, terutama adalah pohon yang berada di hutan dalam kawasan tropis, sub tropis dan daerah iklim sedang dan kutub. Kerusakan lingkungan, seperti minimnya ruang terbuka hijau di kota-kota, pengalih-fungsian lahan hutan menjadi perkebunan, pembalakan liar yang tidak terkendali, merupakan beberapa contoh eksploitasi tidak ramah lingkungan. Hal tersebut dapat membahayakan keseimbangan kehidupan di bumi. Dengan berkurangnya pohon yang ada di bumi, akan mengurangi juga manfaat positif yang dihasilkan pohon. Pohon menjadi produsen utama dalam suatu rantai makanan, pohon menahan laju air dan erosi, pohon menjaga kesuburan tanah, pohon menghasilkan oksigen dan menyerap karbondioksida,pohon menyebabkan lingkungan menjadi nyaman, selain itu juga pohon mengurangi zat yang mencermari udara. Masalah penting yang mempengaruhi keberlangsungan pohon yaitu kurangnya koordinasi antara pemerintah sebagai pengambil kebijakan dengan rakyat sebagai pelaksana kebijakan. Kondisi lingkungan juga harus menjadi prioritas kebijakan pemerintah, tetapi masyarakat juga harus mempunyai kesadaran dalam melakukan eksploitasi pohon. Perlunya sosialisasi intensif terhadap masyarakat akan pentingnya pohon bagi kehidupan dan bahaya apabila hilangnya pohon dari bumi. Selain itu, pemerintah juga wajib menciptakan ahli-ahli lingkungan yang memang capable dalam pengambil kebijakan yang pro lingkungan hidup. Koordinasi antara pemerintah dan rakyat menjadi sangat penting untuk mewujudkan lingkungan menjadi ramah kembali. Memberikan kontribusi dengan hal sederhana, seperti merawat pohon di lingkungan sekitar temtapt tinggal, merupakan langkah yang positif untuk memulai gerakan go green. Pohon merupakan salah satu komponen dalam lingkungan hidup yang membentuk harmoni atau keselarasan dengan makhluk hidup lainnya, yaitu hewan dan manusia. Apabila keselarasan tersebut dapat diciptakan, maka timbullah keindahan lingkungan hidup . Selengkapnya...

Rabu, 19 September 2012

Beasiswa, banyak mahasiswa yang ingin mendapatkannya. Ada beberapa orang yang bilang untuk mendapatkan beasiswa sangat ribet, dengan persyaratan yang ini dan itu, proses yang lama dan ada pula yang menganggap beasiswa adalah hanya untuk orang miskin. Banyak beragam jenis beasiswa, seperti beasiswa khusus mahasiswa berprestasi, mahasiswa kurang mampu secara ekonomi, tetapi memiliki prestasi yang baik. Hal yang perlu diperhatikan untuk memperoleh beasiswa, yakni pastikan kita memenuhi kualifikasi yang diterapkan oleh pemberi beasiswa, seperti mempunyai prestasi akademik atau non akademik, serta hal-hal teknis, seperti surat keterangan penghasilan orang tua yang diwajibkan untuk melengkapi berkas pelamar beasiswa. Pengalaman ketika saya mengajukan beasiswa adalah merupakan pengalaman yang penuh makna, perjuangan yang panjang sekitar enam bulan mulai dari pendaftaran hingga pengumuman hasil seleksi beasiswa. Beasiswa ini adalah beasiswa dari pemerintah untuk lulusan SMA/SMK/MA yang akan melanjutkan studi di perguruan tinggi. Ini merupakan hal yang penting, karena saya diumumkan lolos seleksi tahap akhir dan dinyatakan diterima. Saya sangat bersyukur dengan hasil tersebut, saya yakin karena saya merasa layak mendapatkannya. Saya anggap saya sebagai salah satu orang yang beruntung dari sekian ribu orang yang mengharapkan beasiswa yang sama. Akan tetapi, saya juga merasa prihatin dengan kondisi mahasiswa penerima beasiswa yang tidak selayaknya sebagai mahasiswa penerima beasiswa ideal. Ketika dasar seseorang dalam melakukan sesuatu adalah untuk hal dengan niat kurang tepat, pasti dalam proses atau perjalanan kegiatan akan bergeser dari kaidah yang seharusnya, seperti apabila niat seseorang mengajukan beasiswa adalah hanya untuk memperoleh uang atau materi dari pemberi beasiswa, maka akan sangat tidaklah adil bagi seseorang yang memang nyatanya sangat membutuhkan beasiswa untuk memperoleh pendidikan di perguruan tinggi, tetapi tidak punya akses untuk merealisasikan impiannya. Ironisnya adalah beasiswa dari Dikti (Direktorat Pendidikan Tinggi) tersebut yang diperuntukan mahasiswa dan uangnya berasal dari pemerintah dan secara tidak langsung adalah uang Negara atau rakyat, tetapi tidak dipergunakan sebagaimana semestinya oleh mahasiswa penerima beasiswa tersebut. Menurut saya, beasiswa memang benar-benar dibutuhkan oleh siswa atau mahasiswa, karena banyak orang yang bermotivasi tinggi sekaligus berprestasi ingin melanjutkan belajar di perguruan tinggi, tetapi belum mempunyai kesempatan, karena keterbatasan kemampuan pembiayaan pendidikan. Selain itu, beasiswa juga memiliki manfaat tersendiri bagi siswa atau mahasiswa yakni sebagai motivator pasif, karena dengan status mahasiswa penerima beasiswa, maka mahasiswa akan memiliki pesan moral yang harus dijunjung tinggi, yakni mempertanggungjawabkan beasiswa tersebut, untuk dirinya sendiri dan orang lain.
Selengkapnya...

Minggu, 24 Juni 2012

Ini adalah beberapa gambar pantai Siung, Kabupaten Gunungkidul, DI.Yogyakarta, pantai ini dapat ditempuh melalui perjalanan darat sekitar 2,5jam dari kota Yogyakarta. Pantai Siung ini terkenal dengan tebing dan pantai pasir putihnya. Pantai yang memberi pengalaman berkesan...walau gak ada sinyal, tetapi TOP dah...heee Selengkapnya...

Sabtu, 02 Juni 2012

Kesenian musik Tanjidor adalah kesenian musik khas masyarakat Betawi yang merupakan hasil asimilasi antara budaya Betawi dan Eropa pada masa kolonial. Tanjidor merupakan kesenian musik yang memiliki nilai historis yang menggambarkan proses terbentuknya kesenian musik tersebut. Tanjidor dimainkan secara kelompok oleh beberapa orang, tanjidor terdiri dari alat musik tiup dan pukul serta alat musik pendukung. Aksiologi merupakan suatu cabang filsafat yang utama dalam megkaji hakikat nilai, memiliki berbagai teori tentang nilai, seperti pengertian nilai, klasifikasi nilai, hierakhi nilai, subjektivisme dan objektivisme. Dalam kesenian musik Tanjidor, digunakan objek formal atau sudut pandang pengkajian teori klasifikasi nilai. Klasifikasi Nilai yakni pengolongan nilai-nilai yang terkandung dalam objek material. Teori klasifikasi nilai yang digunakan adalah teori klasifikasi nilai menurut The Liang Gie. Kemudian dapat durumuskan hasil berupa nilai-nilai filosofis yang terdapat dalam kesenian musik tanjidor. Nilai-nilai filosofis dalam kesenian musik Tanjidor adalah nilai ekonomis, nilai kejasmanian, nilai hiburan, nilai sosial, dan nilai estetis. Nilai ekonomis yang erat dengan keamanan ekonomi, yakni terkandung dalam pertunjukkan Tanjidor dengan adanya honor yang diterima oleh para pemain musik tersebut. Nilai kejasmanian yang berhubungan dengan kesehatan dan kenyamanan badan, yakni terkandung juga dalam Tanjidor karena pertunjukkan musik tersebut dapat memberikan kenyamanan untuk pemain musik dan pendengar musik Tanjidor. Nilai Hiburan juga terdapat dalam kesenian musik Tanjdior, karena dalam pertunjukkannya memang menghibur masyarakat yang menyaksikan pertunjukkan. Nilai Sosial yang terkandung dalam kesenian musik Tanjidor adalah kebersamaan, solidaritas dari pemain musik. Nilai estetis adalah keindahan irama musik yang dihasilkan oleh pertunjukkan Tanjidor. Relevansi nilai-nilai yang terkandung dalam kesenian musik Tanjidor terhadap masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Betawi adalah sebagai refleksi untuk kehidupan yang berakar dari nilai-nilai kearifan lokal. Nilai-nilai dalam kearifan lokal yang berakar dari nilai-nilai luhur Pancasila merupakan salah satu solusi dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan suatu pijakan dalam berprinsip khususnya dalam hal kebudayaan. Setiap manusia tentu berbudaya, dan budaya tentu mempengaruhi kehidupan manusia. Oleh karena itu, Kebudayaan menjadi salah satu hal yang utama dalam kehidupan manusia. Selengkapnya...

Jumat, 11 Mei 2012

Dalam beberapa tahun terakhir, kondisi jalan raya di berbagai daerah menunjukkan suatu hal yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, yakni kondisi jalan raya yang makin ramai dan padat serta berpotensi menimbulkan kemacetan. Hal ini turut mempengaruhi peningkatan polusi udara yang sebagian disebabkan oleh pembuangan asap kendaraan bermotor. Permasalahan tersebut disebabkan karena meningkatnya jumlah kendaraan, terutama kendaraan pribadi. Namun, tentu ada alasan penyebab timbulnya masalah tersebut. Peningkatan jumlah kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor, disebabkan oleh beberapa faktor, seperti sarana angkutan umum yang kurang memadai, dan pola aktivitas sehari-hari masyarakat yang ingin praktis, meningkatnya mobilisasi masyarakat, serta yang cukup menonjol yakni semakin mudahnya proses pembelian sepeda motor. Sarana angkutan umum yang kurang memadai dan masih jauh dari kualitas maksimal, membuat orang-orang berpikir ulang dalam melakukan aktivitas menggunakan sarana angkutan umum. Hal ini dapat dilihat banyaknya angkutan umum yang tidak terisi penuh bahkan kosong. Selain itu terlihat pula kondisi angkutan umum seperti bus kota yang sudah tidak layak jalan dengan kepulan asap hitam pekat. Kadang kala, supir bus juga memngendarai busnya dengan ugal-ugalan. Alasan orang-orang menggunakan sepeda motor memang salah satunya karena malas menaiki angkutan umum yang kondisinya kurang layak jalan, sehingga mengurangi kenyaman dalam perjalanan, serta jadwal perjalanan yang kadang tidak tepat waktu. Pola aktivitas masyarakat kebanyakan ingin serba praktis. Hal ini juga turut mendongkrak jumlah pengguna sepeda motor, karena sepeda motor memang mempercepat perpindahan dari suatu tempat ke tempat yang lain, maka dengan adanya sepeda motor semakin membuat segala aktivitas perpindahan tersebut terasa lebih praktis, tanpa diatur oleh jadwal layaknya pada angkutan umum. Oleh karena itu masyarakat berkeinginan memiliki sepeda motor karena alasan supaya kegiatan sehari-harinya dalam arti aktivitas yang membutuhkan transportasi dapat berjalan dengan cepat. Selain itu, meningkatnya mobilitas sehari-hari masyarakat ikut turut serta menyumbangkan peranan dalam peningkatan jumlah sepeda motor. Sekarang sudah terlihat kesibukan di berbagai daerah, terutama kota-kota besar, dapat dilihat masyarakat yang begitu sibuk dalam kehidupan sehari-hari. Kepadatan lalu lintas di jalan raya terlihat merata dalam setiap waktu, tidak hanya di pagi hari dan sore harinya. Hal ini meandakan memang mobilisasi masyarakat meningkat. Banyak orang yang membutuhkan sesuatu hal guna memperlancar mobilisasinya, seperti dalam aktivitas sekolah, aktivitas bekerja, atau hanya sekadar untuk jalan-jalan, maka dengan sepeda motor aktivitas tersebut dapat menjadi lancar. Harga sepeda motor yang saat ini sudah terjangkau dan proses pembeliannya yang mudah, semakin menumbuhkan daya tarik dari sepeda motor untuk dibeli. Dahulu, orang enggan membeli sepeda motor karena memang harganya masih cukup mahal, dan proses pembeliannya masih belum mudah, terutama dalam pembelian sistem kredit. Namun, sekarang banyak dealer sepeda motor yang menawarkan banyak alternatif pembelian kredit sepeda motor. Oleh karena itu, hal ini juga menimbulkan peningkatan yang cukup cepat dalam beberapa tahun terkahir. Selain iut, paradigma mengenai kendaraan roda dua tersebut sudah bergeser, dari kebutuhan yang dahulu dianggap sebagai barang mewah, sebaliknya saat ini dianggap sebagai bagian dari kebutuhan sekunder bahkan primer. Sebagian orang mungkin menganggap sepeda motor itu sudah bukan barang tersier lagi melainkan barang sekunder sehingga mereka membelinya karena merasa ini menjadi kebutuhan. Sudah diketahui bahwa banyak penyebab naiknya pengguna sepeda motor di jalan raya. Kenaikan jumlah pengendara sepeda motor tersebut telah membuat jalan raya menjadi ramai dan macet sehingga menimbulkan polusi. Ada beberapa hal yang musti dibenahi dalam permasalahan ini, baik oleh pemerintah yang terkait dan oleh masyarakatnya sendiri. Sarana angkutan umum perlu diperbaiki secara mendasar mulai dari sistem transportasi dan sarana fisiknya, sehingga masyarakat akan lebih tertarik menggunakan angkutan umum. Selain itu, pola hidup yang ingin serba praktis ini, mungkin agak susah untuk dihilangkan. Akan tetapi hal ini dapat berubah apabila peningkatan sarana angkutan umum menjadi baik, mungkin dapat menimbulkan ketertarikan masyarakat akan sistem transportasi yang baik serta justru memperlancar mobilisasinya bukan malah memperlambat mobilisasi masyarakat. Mengenai harga motor yang semakin murah serta proses pembelian yang cukup mudah, memang ini bukan hal yang bias dipungkiri, maka perlu kebijaksanaan dari masyarakat sebagai konsumen, hendaknya jangan menjadi konsumerisme. Selengkapnya...

 


Blogger Template By LawnyDesigns